Cadangan devisa bruto (Gross FX Reserves) Turki tercatat menurun dari USD 79,59 miliar menjadi USD 73,65 miliar, berdasarkan pembaruan data per 26 Februari 2026. Penurunan ini menandakan berkurangnya bantalan likuiditas eksternal negara tersebut dalam menghadapi kewajiban mata uang asing dan potensi gejolak di pasar keuangan global.
Penyusutan cadangan valas kerap dipantau pelaku pasar karena dapat memengaruhi persepsi risiko terhadap stabilitas nilai tukar dan kemampuan sebuah negara memenuhi kewajiban eksternal jangka pendeknya. Turunnya posisi cadangan dari level sebelumnya berpotensi meningkatkan kewaspadaan investor terhadap dinamika pembiayaan luar negeri dan kebijakan moneter Turki ke depan.
Data terbaru ini akan menjadi salah satu rujukan penting bagi analis dan pelaku pasar dalam menilai ruang gerak otoritas moneter Turki, terutama terkait respons terhadap tekanan di pasar valuta asing dan upaya menjaga kepercayaan investor internasional.