Cadangan devisa Bank Sentral Rusia tercatat turun menjadi USD 797,2 miliar per 27 Februari 2026, dibandingkan posisi sebelumnya yang mencapai USD 806,1 miliar. Penurunan ini menandai berkurangnya bantalan likuiditas eksternal negara tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Pergerakan dari USD 806,1 miliar ke USD 797,2 miliar dapat mencerminkan kombinasi faktor seperti intervensi di pasar valuta asing, perubahan valuasi akibat fluktuasi nilai tukar dan harga aset cadangan, atau penyesuaian komposisi portofolio cadangan. Meski demikian, secara nominal, level hampir USD 800 miliar tetap menempatkan Rusia di jajaran negara dengan cadangan devisa terbesar di dunia.
Perubahan terbaru ini akan diawasi ketat oleh pelaku pasar dan analis, mengingat cadangan devisa berperan penting dalam menjaga stabilitas kurs, kemampuan memenuhi kewajiban eksternal, serta kepercayaan terhadap kebijakan moneter dan fiskal Rusia di tengah dinamika ekonomi global.