Data terbaru dari CFTC untuk kontrak spekulatif GBP menunjukkan tekanan jual yang kian menguat terhadap pound sterling. Per 27 Februari 2026, posisi net spekulatif GBP tercatat turun lebih dalam menjadi -57,1 ribu, dibandingkan posisi sebelumnya di -42,4 ribu kontrak.
Pergeseran dari -42,4K ke -57,1K ini menandakan peningkatan minat pasar untuk mengambil posisi jual (net short) atas pound, mencerminkan bertambahnya pesimisme atau kehati-hatian spekulan terhadap prospek mata uang Inggris. Pelaku pasar dapat memaknai pergerakan ini sebagai sinyal bahwa sentimen terhadap GBP di pasar berjangka tengah didominasi oleh pandangan negatif, yang berpotensi menambah volatilitas pada pergerakan kurs pound terhadap mata uang utama lainnya.