Data terbaru menunjukkan pertumbuhan ekspor Korea Selatan melambat pada Februari 2026, meski tetap mencatat ekspansi yang kuat secara tahunan. Berdasarkan pembaruan per 1 Maret 2026, ekspor tercatat naik 29,0% Year-on-Year (YoY), lebih rendah dibandingkan lonjakan 33,8% YoY yang terjadi pada Januari 2026.
Angka tersebut merefleksikan perlambatan laju pertumbuhan jika dibandingkan bulan sebelumnya, namun tetap menandakan momentum ekspor yang solid dibandingkan Februari tahun lalu. Secara metodologi, data “actual” Februari 2026 membandingkan perubahan ekspor bulan tersebut terhadap Februari tahun sebelumnya, sementara data “previous” Januari 2026 membandingkan kinerja ekspor Januari 2026 terhadap Januari tahun sebelumnya.
Perlambatan dari 33,8% ke 29,0% YoY dapat mengindikasikan bahwa fase percepatan ekspor yang sangat kuat mulai sedikit mereda, meski basis ekspor masih lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Pelaku pasar dan pengamat ekonomi kemungkinan akan mencermati apakah tren perlambatan ini berlanjut dalam beberapa bulan ke depan, atau sekadar merupakan koreksi wajar setelah pertumbuhan yang sangat kuat pada awal tahun.