Indeks saham acuan Israel, TA-125, naik hampir 6% pada hari Senin ke rekor tertinggi sekitar 16.160, setelah serangan gabungan AS–Israel terhadap Iran pada akhir pekan dan serangan balasan berikutnya oleh Teheran terhadap sejumlah target di kawasan. Terlepas dari eskalasi dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, para investor tampaknya memandang perkembangan tersebut berpotensi membuka jalan bagi pelemahan yang signifikan atas ancaman Iran terhadap Israel, sehingga mendorong kenaikan saham domestik.
Saham pertahanan memimpin penguatan, dengan Elbit Systems menguat 3,4%. Saham energi juga bergerak naik seiring tingginya harga minyak, termasuk NewMed Energy yang naik 6,4%. TA-125 kini telah menguat sekitar 48% sejak Juni tahun lalu, ketika Israel memulai rangkaian serangannya terhadap Iran.