Indeks S&P/ASX 200 turun 0,6% ke 9.148 pada hari Selasa, terkoreksi dari rekor tertinggi yang dicapai pada sesi sebelumnya seiring memanasnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran inflasi di Australia. Gubernur RBA Michele Bullock memperingatkan bahwa guncangan harga minyak yang berasal dari konflik yang melibatkan Iran dapat kembali memicu inflasi domestik, sambil menekankan bahwa eskalasi terbaru antara Iran dan AS menjadi pengingat tepat waktu betapa cepatnya kondisi global dapat berubah. Bank sentral secara bulat menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,85% pada pertemuan pertamanya di tahun 2026, kenaikan pertama sejak November 2023, sebagai respons terhadap tekanan biaya yang kembali meningkat pada paruh kedua 2025.
Saham energi bergerak beragam: Woodside Energy melemah 0,9% dan Santos turun 0,6%, sementara Ampol naik 2%, Whitehaven Coal menguat 3,3%, dan Viva Energy meningkat 2,6%. Saham penambang emas juga tertinggal, dengan Newmont Corporation, Northern Star Resources, dan Evolution Mining masing-masing turun antara 3,6% hingga 4,2%.