Imbal hasil obligasi pemerintah Australia tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,74%, berbalik menguat setelah sempat menyentuh level terendah tiga bulan pada sesi sebelumnya, seiring menguatnya ekspektasi bahwa RBA semakin mendekati kemungkinan kenaikan suku bunga pada Maret. Pergeseran ini terjadi setelah komentar dari Gubernur Michele Bullock, yang menegaskan bahwa rapat dewan bulan Maret tetap “live” untuk kemungkinan kenaikan, dan menolak pandangan bahwa para pembuat kebijakan akan menunggu data inflasi kuartal I—yang akan dirilis pada akhir April—sebelum memutuskan langkah pada Mei. Saat ini pasar memperkirakan peluang sekitar 28% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan mendatang, sementara sepenuhnya mempresikan satu kali kenaikan pada Mei. Investor juga menantikan rilis data PDB kuartal IV yang akan keluar pekan ini sebagai panduan lebih lanjut. Pada saat yang sama, pasar memantau memanasnya konflik di Timur Tengah, ketika investor menimbang risiko bahwa kenaikan harga minyak dapat kembali memicu tekanan inflasi, sementara meningkatnya ketegangan geopolitik mengikis selera risiko dan mendorong permintaan terhadap aset-aset safe-haven.