Kontrak berjangka gas alam Eropa melonjak 27% ke €55/MWh, memperpanjang kenaikan 35% dari sesi sebelumnya, seiring memuncaknya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan LNG ke Eropa. Pada hari Senin, QatarEnergy menghentikan produksi LNG setelah serangan drone Iran mengenai fasilitas Ras Laffan dan Mesaieed, yang secara total menyumbang sekitar seperlima dari produksi LNG global. Gangguan ini berpotensi memengaruhi sekitar 15% impor LNG Eropa, memperketat pasokan global dan memperbesar persaingan untuk kargo alternatif. Menambah tekanan, Iran juga telah bergerak untuk menghambat lalu lintas melalui Selat Hormuz, semakin membatasi ekspor dari produsen utama lain di Timur Tengah. Risiko pasokan ini muncul pada saat penyimpanan gas UE relatif rendah, yaitu 31%, turun dari 40% pada periode yang sama tahun lalu.