Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Saham Selandia Baru Tertekan di Awal Pekan

back back next
typeContent_19130:::2026-03-08T22:59:14

Saham Selandia Baru Tertekan di Awal Pekan

Saham Selandia Baru turun 183 poin, atau 1,4%, ke level 13.336 pada perdagangan Senin pagi, memperpanjang penurunan tajam ke sesi kedua seiring futures AS yang melemah dan harga minyak mentah sempat menembus USD 100 per barel untuk pertama kalinya sejak 2022, di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait konflik Iran. Pada hari Minggu, Israel dilaporkan menyerang empat fasilitas penyimpanan minyak di Teheran, sementara televisi pemerintah Iran menyebutkan bahwa Mojtaba Khamenei—putra Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam sebuah serangan akhir pekan lalu—telah ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Iran.

Sentimen juga tertekan oleh kehati-hatian menjelang rilis data inflasi Februari Tiongkok yang akan diumumkan hari ini, serta data perdagangan gabungan Januari–Februari yang diperkirakan keluar dalam beberapa hari mendatang. Di dalam negeri, pelaku pasar menantikan data penjualan manufaktur kuartal IV, pembacaan PMI Februari, dan statistik kedatangan wisatawan untuk Januari.

Penurunan harga saham sebagian tertahan oleh data terbaru yang menunjukkan cadangan devisa Tiongkok naik ke level tertinggi dalam sepuluh tahun pada Februari, sementara People’s Bank of China memperpanjang aksi pembelian emasnya hingga bulan ke-16 berturut-turut. Di antara saham yang melemah signifikan adalah Napier Port Holdings (-2,7%), Auckland International Airport (-2,2%), Briscoe Group (-2,1%), dan Tourism Holdings (-2,0%).

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...