Indeks dolar bertahan di bawah 99 pada hari Selasa, memperpanjang penurunan setelah koreksi tajam dalam perdagangan intraday pada sesi sebelumnya, seiring meredupnya permintaan aset safe haven akibat meningkatnya optimisme terhadap penyelesaian cepat konflik Iran. Presiden Donald Trump mengatakan operasi militer AS di Iran sudah mendekati tahap akhir dan berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan awal empat hingga lima minggu. Ia juga menyatakan niat untuk memberi pengecualian terhadap sejumlah sanksi terkait minyak serta mengerahkan Angkatan Laut AS untuk mengawal kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz dalam upaya menstabilkan harga minyak. Sebelumnya, dolar sempat menguat didukung arus masuk ke aset safe haven di tengah kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak dapat memicu gangguan ekonomi berkepanjangan dan kebangkitan kembali inflasi. Ke depan, investor menantikan rilis CPI bulan Februari pada hari Rabu dan indeks harga PCE bulan Januari pada hari Jumat untuk mendapatkan wawasan lebih jauh mengenai tren inflasi, meskipun keduanya diperkirakan belum sepenuhnya mencerminkan dampak ekonomi dari perang Iran.