Indeks Harga Saham Gabungan (IDX Composite) Indonesia menguat 133 poin, atau 1,8%, ke level 7.471 pada hari Selasa, mengakhiri penurunan dua hari setelah rebound di Wall Street semalam dan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyiratkan bahwa perang di Timur Tengah bisa “segera berakhir.” Aktivitas berburu saham murah juga mengangkat sentimen, setelah pasar domestik menyentuh level terendah delapan bulan pada hari sebelumnya di tengah lonjakan harga minyak yang melemahkan selera risiko global.
Di dalam negeri, Jakarta menegaskan tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat. Menteri Energi Bahlil Lahadalia mengatakan kajian kebijakan masih berlangsung untuk melindungi konsumen selama Ramadan dan Idulfitri. Namun, kenaikan pasar tertahan oleh sikap hati-hati investor menjelang rilis data perdagangan Tiongkok untuk periode Januari–Februari yang dijadwalkan keluar kemudian pada hari yang sama. Pada saat yang sama, kepercayaan konsumen Indonesia melemah pada Februari setelah mencapai level tertinggi satu tahun pada Januari.
Kenaikan indeks berlangsung luas, dipimpin oleh sektor bahan baku, industri, dan saham siklikal. Sejumlah saham yang mencatat penguatan mencolok antara lain Bumi Resources (+6,4%), Surya Citra Media (+5,3%), Trimegah Bangun Persada (+4,3%), dan Japfa Comfeed (+4,1%).