Produktivitas nonfarm di Amerika Serikat tercatat tumbuh 2,8% pada kuartal IV 2025 (QoQ), melambat signifikan dibandingkan pertumbuhan kuat 5,2% pada kuartal sebelumnya. Data resmi ini diperbarui per 5 Maret 2026 dan menggambarkan moderasi laju efisiensi tenaga kerja di sektor nonpertanian setelah lonjakan produktivitas yang terjadi di kuartal sebelumnya.
Dalam metodologi perbandingan kuartal ke kuartal (quarter-over-quarter), angka aktual 2,8% mencerminkan perubahan produktivitas pada kuartal berjalan dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara angka 5,2% pada kuartal IV 2025 sebelumnya adalah perubahan terhadap kuartal yang mendahuluinya. Pelemahan ini dapat dibaca sebagai sinyal bahwa dorongan produktivitas yang sangat kuat di periode sebelumnya mulai normal kembali, meski produktivitas masih tumbuh positif.
Bagi pelaku pasar dan pengambil kebijakan, perlambatan ini penting untuk dipantau karena produktivitas menjadi salah satu faktor kunci dalam menilai potensi pertumbuhan ekonomi tanpa memicu tekanan inflasi. Walau data detail pendukung tidak disertakan, tren dari 5,2% ke 2,8% menunjukkan fase penyesuaian, yang berpotensi memengaruhi ekspektasi terhadap prospek upah, biaya tenaga kerja, dan dinamika output di sektor nonpertanian AS pada kuartal-kuartal berikutnya.