Pertumbuhan penjualan ritel Vietnam tercatat melambat pada Februari 2026, turun menjadi 8,5% secara tahunan (year-on-year), berdasarkan data yang diperbarui pada 6 Maret 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 9,3% YoY yang tercatat pada Januari 2026.
Data tersebut menggunakan basis perbandingan tahunan, di mana realisasi Februari 2026 dibandingkan dengan Februari tahun sebelumnya, sementara angka Januari 2026 merefleksikan perubahan terhadap Januari tahun sebelumnya. Pelemahan dari 9,3% ke 8,5% ini mengindikasikan moderasi dalam laju ekspansi konsumsi ritel di Vietnam, meski pertumbuhan masih berada di kisaran yang relatif kuat secara historis.
Perlambatan ini dapat menjadi perhatian pelaku pasar dan analis yang memonitor daya beli rumah tangga Vietnam sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi negara tersebut, sekaligus memberi sinyal perlunya pemantauan lebih lanjut atas tren konsumsi domestik dalam beberapa bulan mendatang.