Cadangan devisa Israel tercatat kembali meningkat pada Februari 2026, meski dengan kenaikan yang relatif tipis. Bank sentral negara tersebut melaporkan posisi cadangan devisa mencapai USD 234,553 miliar pada Februari 2026, naik dari USD 233,044 miliar pada Januari 2026.
Kenaikan sekitar USD 1,5 miliar ini menandai berlanjutnya tren akumulasi cadangan devisa Israel, yang menjadi salah satu indikator penting ketahanan eksternal dan kemampuan negara dalam mengelola volatilitas di pasar valuta asing. Data resmi ini diperbarui pada 8 Maret 2026 dan akan menjadi perhatian pelaku pasar yang memantau ruang gerak kebijakan moneter serta stabilitas nilai tukar shekel terhadap dolar AS.
Meski tidak disertai rincian faktor pendorong, kenaikan cadangan pada Februari mengindikasikan ruang yang tetap terjaga bagi otoritas moneter Israel untuk merespons dinamika global, khususnya pergerakan arus modal dan perubahan likuiditas di pasar internasional.