Pertumbuhan penjualan sepeda motor di Indonesia melambat signifikan pada Februari 2026. Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 9 Maret 2026, laju pertumbuhan penjualan secara year-on-year tercatat hanya 1,00%, jauh lebih rendah dibandingkan 3,10% pada Januari 2026. Angka ini mencerminkan perlambatan dalam laju ekspansi pasar kendaraan roda dua, yang selama ini menjadi salah satu indikator penting daya beli konsumen dan aktivitas ekonomi domestik.
Data tersebut menggunakan perbandingan year-over-year, di mana capaian Februari 2026 diukur terhadap Februari tahun sebelumnya, sementara angka Januari 2026 dibandingkan dengan Januari tahun sebelumnya. Penurunan tajam dari 3,10% ke 1,00% menunjukkan bahwa meskipun penjualan masih tumbuh dibandingkan tahun lalu, momentum kenaikan mulai mengecil. Pelaku pasar dan pelaku industri otomotif berpotensi mencermati tren ini sebagai sinyal perlunya strategi promosi dan penawaran pembiayaan yang lebih agresif untuk menjaga daya tarik segmen sepeda motor di tengah dinamika perekonomian.