Data terbaru OPEC menunjukkan bahwa produksi minyak mentah Iran kembali meningkat, dengan angka terbaru mencapai 3,30 juta barel, naik dari posisi sebelumnya di 3,20 juta barel. Pembaruan data per 6 Maret 2026 ini mengindikasikan adanya kenaikan sekitar 100 ribu barel yang berpotensi menambah kelonggaran di pasar minyak global.
Bagi Amerika Serikat sebagai salah satu konsumen dan produsen minyak terbesar dunia, tren kenaikan produksi Iran ini dapat menjadi faktor penting dalam dinamika harga energi dan strategi kebijakan energi ke depan. Tambahan pasokan dari Iran berpotensi menekan volatilitas harga minyak, terutama jika tren kenaikan ini berlanjut dan diimbangi dengan stabilitas produksi dari negara-negara OPEC lainnya.