Indeks dolar bergerak di kisaran 99 pada hari Rabu, mengonsolidasikan kenaikan dari sesi sebelumnya seiring meningkatnya ketidakpastian terkait konflik di Timur Tengah yang mendukung permintaan terhadap mata uang safe haven tersebut. Pemerintahan Trump menyampaikan pesan yang beragam terkait konfrontasi dengan Iran: Presiden Donald Trump menyatakan bahwa konflik bisa segera berakhir di tengah meningkatnya tekanan pasar, sementara pejabat senior mengindikasikan bahwa operasi militer justru semakin intensif dan keterlibatan diplomatik yang bermakna masih kecil kemungkinannya. Garda Revolusi Iran menolak pernyataan Trump, berjanji bahwa blokade akan tetap diberlakukan sampai serangan AS dan Israel dihentikan. Pada saat yang sama, harga minyak memperpanjang penurunan setelah muncul laporan bahwa International Energy Agency mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarahnya dalam upaya menstabilkan pasar. Investor kini memusatkan perhatian pada laporan inflasi AS yang penting dan berpotensi memberikan gambaran mengenai dinamika harga terbaru, meskipun laporan tersebut diperkirakan belum sepenuhnya mencerminkan dampak konflik Iran.