Neraca berjalan Afrika Selatan mencatat pembalikan tajam pada kuartal IV 2025, berbalik dari posisi defisit ke surplus yang signifikan. Setelah sebelumnya membukukan defisit sebesar -72,0 miliar pada kuartal III 2025, indikator ini melonjak menjadi surplus 50,2 miliar pada kuartal IV 2025. Data resmi ini diperbarui pada 12 Maret 2026.
Perubahan dari defisit besar ke surplus dalam satu kuartal menandakan perbaikan yang kuat pada posisi eksternal negara tersebut. Bagi pelaku pasar dan pengamat ekonomi, lonjakan neraca berjalan ini menjadi sinyal penting terkait arus perdagangan, pendapatan primer, dan aliran modal yang menguat ke Afrika Selatan pada periode akhir tahun 2025.
Perkembangan ini berpotensi mendukung pandangan yang lebih konstruktif terhadap kestabilan eksternal Afrika Selatan, sekaligus menjadi salah satu indikator yang diawasi ketat oleh investor global dalam menilai prospek nilai tukar dan risiko makroekonomi negara tersebut ke depan.