Harga emas naik ke sekitar $5.110 per ounce pada hari Jumat, bangkit setelah penurunan selama dua hari, ketika pasar menimbang premi risiko geopolitik terhadap dampak inflasioner dari lonjakan harga minyak. Pergerakan ini terjadi pada hari ke‑13 perang, dengan Presiden AS Donald Trump dan pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengambil sikap yang sangat menantang. Trump berpendapat bahwa mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan mengancam stabilitas di Timur Tengah lebih diutamakan daripada kekhawatiran soal kenaikan harga minyak, sementara Khamenei bersumpah untuk tetap menutup efektif Selat Hormuz dan memperingatkan bahwa Teheran dapat membuka front tambahan jika serangan AS dan Israel berlanjut. Perkembangan ini mendorong harga energi lebih tinggi, meningkatkan kekhawatiran inflasi dan menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Pasar kini memperkirakan hampir tidak ada kemungkinan pemangkasan pada pertemuan minggu depan dan hanya sekitar 70% peluang pemangkasan di akhir tahun ini. Emas tetap berada di jalur penurunan mingguan untuk minggu kedua berturut‑turut.