Won Korea Selatan menguat ke sekitar 1.486 per dolar, menghentikan pelemahan baru-baru ini seiring melemahnya dolar AS untuk sesi ketiga berturut-turut. Investor tetap berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve yang akan datang, dengan fokus pada bagaimana para pembuat kebijakan akan merespons ketidakpastian global yang berkelanjutan, sementara pasar secara umum memperkirakan suku bunga akan dipertahankan. Won juga mendapat dukungan dari tanda-tanda perbaikan di pasar tenaga kerja Korea Selatan, karena jumlah orang yang bekerja pada Februari meningkat 234.000, sehingga total pekerjaan mencapai 28,41 juta, naik 0,8% dibandingkan setahun sebelumnya. Pada saat yang sama, sentimen risiko tetap rapuh setelah Iran mengonfirmasi tewasnya pejabat keamanan senior Ali Larijani dalam sebuah serangan udara, yang mendorong Teheran melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone ke Israel dan negara-negara tetangga.