Data terbaru EIA untuk “Refinery Crude Runs” di Amerika Serikat menunjukkan perlambatan tajam pada pekan yang berakhir 18 Maret 2026. Indikator pemrosesan minyak mentah di kilang hanya naik 0,063 juta barel (0,063M) dibanding minggu sebelumnya, jauh lebih rendah daripada kenaikan 0,328 juta barel (0,328M) yang tercatat pada periode sebelumnya secara week‑over‑week.
Menurut metodologi perbandingan EIA, angka “actual” mencerminkan perubahan kilang untuk minggu berjalan terhadap minggu sebelumnya, sementara angka “previous” menggambarkan perubahan di minggu lalu dibanding minggu sebelumnya lagi. Dengan demikian, data terkini menandakan bahwa meskipun utilisasi kilang masih meningkat, laju pertumbuhannya mulai melunak dibanding lonjakan yang terjadi di pekan sebelumnya.
Bagi pelaku pasar energi, perlambatan ini kerap dibaca sebagai sinyal potensi moderasi permintaan bahan bakar atau penyesuaian operasional kilang setelah periode peningkatan yang lebih agresif. Namun, tanpa data pendukung lain seperti stok bensin, distilat, dan tingkat permintaan akhir, implikasi lebih lanjut terhadap harga minyak dan produk turunan masih perlu dipantau pada rilis-rilis EIA berikutnya.