Stok heating oil di Amerika Serikat berbalik turun setelah pada periode sebelumnya sempat mencatat kenaikan. Data terbaru per 18 Maret 2026 menunjukkan indikator stok heating oil berada di level -0,081 juta, berbanding terbalik dengan posisi sebelumnya yang masih tumbuh di 0,228 juta.
Perubahan dari kenaikan menjadi penurunan ini mengisyaratkan adanya pengetatan pasokan di pasar heating oil AS. Bagi pelaku pasar energi, pergerakan stok yang berbalik arah ini dapat menjadi sinyal tekanan naik terhadap harga, terutama jika tren penurunan stok berlanjut dalam beberapa rilis data berikutnya.
Investor dan analis energi umumnya akan mencermati data stok ini sebagai salah satu indikator keseimbangan antara permintaan dan pasokan di sektor produk minyak sulingan. Dengan rilis data terbaru ini, pasar berpotensi menyesuaikan kembali ekspektasi terhadap dinamika harga dan ketersediaan heating oil di Amerika Serikat dalam jangka pendek.