Kontrak berjangka kakao diperdagangkan di kisaran $3.300 per ton, mendekati level terendah sejak Agustus 2023, seiring membaiknya prospek pasokan dan adanya indikasi stok yang melimpah menekan harga. Petani di Afrika Barat melaporkan bahwa curah hujan yang stabil telah meningkatkan perkembangan buah kakao baik di Pantai Gading maupun Ghana. Pada awal bulan ini, otoritas di dua negara produsen utama tersebut memangkas harga patokan di tingkat petani yang dibayarkan kepada petani kakao dalam upaya mendorong penjualan setelah penurunan harga kakao global baru-baru ini.
Pelemahan permintaan global telah mempercepat penumpukan stok kakao, sehingga memberikan tekanan besar pada negara-negara produsen utama. Data terbaru menunjukkan bahwa persediaan kakao yang dipantau ICE naik ke level tertinggi dalam 7,25 bulan, yakni 2.273.550 karung per 16 Maret, menegaskan persepsi bahwa ketersediaan pasokan meningkat. Meski demikian, para pelaku pasar menekankan bahwa sebagian kenaikan persediaan ini masih mencerminkan sikap hati-hati dari industri pengolahan kakao dan cokelat global.