Aliran investasi asing langsung (FDI) ke China tercatat tetap berada di level terkontraksi pada Februari 2026, menunjukkan belum adanya perbaikan arus modal masuk ke negara tersebut. Berdasarkan data terbaru per 20 Maret 2026, FDI China pada Februari 2026 berhenti di -5,70%, sama persis dengan capaian bulan sebelumnya.
Pada Januari 2026, indikator FDI juga berada di -5,70%, sehingga dua bulan berturut-turut China mencatatkan penurunan FDI dengan tingkat kontraksi yang tidak berubah. Stagnasi di level negatif ini mengindikasikan bahwa tekanan terhadap minat investor asing ke China masih berlanjut, tanpa tanda pemulihan dalam jangka pendek menurut data yang tersedia.
Bagi pelaku pasar dan pengambil kebijakan, konsistensi angka -5,70% pada Januari dan Februari 2026 akan menjadi sorotan, karena memperlihatkan pola berkelanjutan aliran FDI yang melemah. Arah kebijakan dan sentimen global terhadap China ke depan berpotensi menjadi faktor penentu apakah tren kontraksi ini akan mereda atau justru berlanjut pada bulan-bulan berikutnya, meski sejauh ini data lanjutan belum tersedia dalam rilis terkini.