Kontrak berjangka yang melacak S&P/TSX Composite Index melemah pada hari Kamis karena sinyal yang saling bertentangan terkait konflik di Timur Tengah membuat para investor tetap waspada. Presiden Trump mengatakan Teheran tengah mencari kesepakatan, sebuah klaim yang dibantah oleh menteri luar negeri Iran, yang menyatakan bahwa meskipun negaranya sedang meninjau proposal Washington, mereka tidak berniat untuk mengadakan perundingan. Pesan‑pesan yang saling bertentangan tersebut membuat pasar ragu mengenai prospek pemulihan arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Harga minyak naik karena kekhawatiran bahwa permusuhan yang berkepanjangan dapat semakin mengganggu pasokan energi. Kenaikan harga minyak mentah yang terpantik kembali memunculkan kekhawatiran stagflasi, mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi dan menekan permintaan kredit serta saham perbankan utama Kanada. Lonjakan harga minyak yang didorong konflik, tanpa kejelasan jalan menuju penyelesaian, juga berisiko memperumit arah kebijakan suku bunga bank sentral.
Sebaliknya, saham energi diuntungkan oleh kenaikan harga minyak, sementara penurunan harga emas menekan saham‑saham pertambangan. Di sisi lain, JPMorgan memulai peliputan terhadap Alimentation Couche‑Tard dengan peringkat “overweight” dan menurunkan rekomendasi TD Cowen menjadi “hold” dari sebelumnya “buy.”