Yen Jepang memperpanjang pelemahan terkininya, bergerak di sekitar 159,5 per dolar pada hari Jumat dan tetap dekat dengan level 160 yang diawasi ketat, yang sebelumnya memicu intervensi pemerintah di pasar valuta asing pada 2024. Menteri Keuangan Satsuki Katayama menegaskan kembali bahwa otoritas siap mengambil “tindakan berani” untuk menangkal pergerakan nilai tukar yang berlebihan, seiring lonjakan harga energi yang didorong oleh konflik di Timur Tengah menekan perekonomian Jepang yang bergantung pada impor minyak dan juga mata uangnya.
Katayama juga mencatat bahwa kementerian memantau pasar komoditas dengan cermat, menyusul laporan bahwa pejabat telah menghubungi pelaku pasar awal pekan ini untuk membahas kemungkinan intervensi di pasar futures minyak mentah. Pada saat yang sama, investor terus bergulat dengan meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah, di tengah keraguan bahwa AS dan Iran akan dapat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dalam waktu dekat. Yen berada di jalur mencatat pelemahan lebih dari 2% bulan ini, yang akan menjadi penurunan bulanan terdalam sejak Oktober.