DAX 40 Frankfurt menguat pada hari Senin, ditutup sekitar 1,2% lebih tinggi di 22.497 dan mengakhiri tren penurunan dua sesi, sementara para investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengonfirmasi rencana untuk kembali membuka Selat Hormuz dengan dukungan militer AS atau kekuatan angkatan laut multinasional, sementara para menteri G7 menegaskan kembali komitmen mereka untuk menjaga keamanan pasar energi global.
Pada saat yang sama, Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberi isyarat bahwa bank sentral cenderung mempertahankan suku bunga acuan, dengan alasan sifat guncangan yang saat ini melanda perekonomian global.
Dari sisi makroekonomi, inflasi Jerman meningkat menjadi 2,7% pada Maret 2026, naik dari 1,9% pada Februari dan mencapai level tertinggi sejak Januari 2024. Kenaikan tersebut terutama dikaitkan dengan tekanan harga energi yang bersumber dari konflik berkepanjangan antara AS dan Israel yang melibatkan Iran.
Di pasar saham, SAP, RWE, Vonovia, dan Scout24 termasuk di antara penggerak utama DAX, masing-masing naik lebih dari 3%. Sebaliknya, Siemens Energy dan Commerzbank menjadi penekan utama indeks, turun masing-masing 1,8% dan 0,8%.