Penjualan ritel Jepang mencatat pembalikan arah pada Februari 2026, turun menjadi -0,2% secara tahunan (year-over-year/YoY), setelah sebelumnya masih tumbuh 1,8% YoY pada Januari 2026. Data terbaru ini, yang diperbarui pada 30 Maret 2026, menunjukkan tekanan baru pada konsumsi rumah tangga di ekonomi terbesar ketiga dunia tersebut.
Perbandingan tahunan ini mengindikasikan bahwa total penjualan ritel pada Februari 2026 sedikit lebih rendah dibandingkan Februari 2025, sementara kinerja Januari 2026 masih menunjukkan peningkatan dibandingkan Januari tahun sebelumnya. Pergeseran dari pertumbuhan 1,8% menjadi kontraksi 0,2% dalam satu bulan menyoroti pelemahan momentum belanja konsumen menjelang akhir kuartal pertama.
Bagi pelaku pasar dan pembuat kebijakan, penurunan penjualan ritel secara YoY ini dapat menjadi sinyal berhati-hati terhadap prospek permintaan domestik. Dengan konsumsi rumah tangga yang menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan, arah data penjualan ritel dalam bulan-bulan berikutnya akan diawasi ketat untuk menilai seberapa berkelanjutan tekanan pada daya beli konsumen Jepang.