Konsumsi rumah tangga di Thailand mengalami kontraksi signifikan pada Februari 2026, dengan indikator konsumsi privat turun sebesar -1,8% secara month-on-month. Perubahan ini menandai pembalikan tajam dari bulan sebelumnya, ketika pada Januari 2026 konsumsi masih tumbuh 1,0% dibandingkan Desember. Data terbaru ini diperbarui pada 31 Maret 2026.
Perbandingan bulan ke bulan (month-on-month) menunjukkan bahwa momentum belanja konsumen yang sempat menguat di awal tahun mulai melemah. Jika pada Januari laju konsumsi masih berada di zona positif, maka penurunan pada Februari mengindikasikan tekanan baru pada sisi permintaan domestik yang berpotensi memengaruhi prospek pertumbuhan jangka pendek.
Data ini akan menjadi perhatian pelaku pasar dan pembuat kebijakan, mengingat konsumsi privat merupakan salah satu pilar utama perekonomian Thailand. Pergerakan dari pertumbuhan 1,0% ke kontraksi -1,8% dalam rentang satu bulan menyoroti sensitivitas konsumsi rumah tangga terhadap perubahan kondisi ekonomi dan keuangan dalam negeri.