Imbal hasil Bund Jerman tenor 10 tahun diperkirakan menutup bulan Maret di kisaran 3%, mendekati level tertingginya sejak Mei 2011, setelah melonjak 36 basis poin yang akan menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak akhir 2022. Para investor semakin memusatkan perhatian pada dampak ekonomi dari konflik berkepanjangan di Timur Tengah—yang kini memasuki pekan kelima—yang telah menjaga harga minyak tetap tinggi. Menambah ketidakpastian, sejumlah laporan mengindikasikan bahwa Presiden AS Donald Trump siap menghentikan kampanye militer AS terhadap Iran bahkan jika Selat Hormuz masih tetap diblokir.
Kenaikan harga energi telah mendorong inflasi lebih tinggi di seluruh Eropa, dengan tingkat inflasi Jerman yang disesuaikan dengan standar Uni Eropa (EU-harmonized) naik menjadi 2,8% pada bulan Maret. Menyikapi hal tersebut, pasar menghapus ekspektasi sebelumnya mengenai pemangkasan suku bunga oleh ECB dan kini memperkirakan setidaknya dua kali kenaikan suku bunga pada 2026. Sementara itu, pembuat kebijakan ECB, François Villeroy de Galhau, kembali menegaskan tekad bank sentral untuk mengatasi inflasi yang didorong oleh energi, namun ia menekankan bahwa masih terlalu dini untuk membahas waktu pasti dari setiap langkah perubahan suku bunga.