Indeks Hang Seng naik 269 poin, atau 1,1%, ke 26.032 pada hari Jumat, bangkit kembali setelah sempat terkoreksi singkat pada sesi sebelumnya. Pemulihan ini didukung oleh munculnya kembali harapan de-eskalasi di Timur Tengah, menyusul laporan bahwa Israel memberi sinyal kesiapan untuk bernegosiasi dengan Lebanon, yang membantu memulihkan selera risiko.
Rebound terjadi secara luas, dengan sebagian besar sektor menguat, dan saham teknologi serta keuangan memimpin kenaikan seiring investor kembali melakukan rotasi ke aset berisiko. Namun, sentimen tetap rapuh di tengah kekhawatiran yang berkelanjutan terkait Selat Hormuz dan ketegangan regional yang lebih luas, yang terus memengaruhi harga minyak dan selera risiko global.
Pelaku pasar tetap berhati-hati dan memperingatkan bahwa setiap eskalasi yang kembali muncul dapat dengan cepat menghapus kenaikan ekuitas terbaru dan memperketat kondisi keuangan di seluruh Asia. Beberapa saham yang menonjol antara lain Tencent Holdings (+0,3%), H World Group (+0,2%), Shenzhen Xunlei Technology (+9,8%), Semiconductor Manufacturing International Corporation (+3,9%), dan Xiaomi Corporation (+1,2%).