Investasi asing langsung (FDI) bersih di Filipina turun 39,2% secara tahunan menjadi USD 0,4 miliar pada Januari 2026, level terendah sejak September 2026. Penurunan ini mencerminkan dampak meningkatnya risiko geopolitik terhadap sentimen investor. Arus masuk bersih menurun di semua komponen utama FDI, termasuk reinvestasi laba (-56,8%), instrumen utang (-38,4%), dan modal ekuitas (-19,9%).
Penempatan modal ekuitas sepanjang bulan tersebut terutama berasal dari Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan, dengan investasi sebagian besar disalurkan ke sektor manufaktur, real estat, serta perdagangan besar dan eceran. Untuk keseluruhan tahun 2025, arus masuk FDI bersih tercatat sebesar USD 7,8 miliar, turun 17,1% dari USD 9,4 miliar yang tercatat pada 2024.