Indeks FTSE 100 melemah 0,4% pada hari Senin seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah gagalnya negosiasi AS–Iran pada akhir pekan dan ancaman baru dari Presiden Donald Trump untuk memblokir Selat Hormuz. Washington menyatakan pembicaraan gagal setelah Iran menolak untuk menegaskan bahwa mereka tidak akan mengejar kemampuan nuklir, sementara media Iran menyalahkan apa yang digambarkannya sebagai tuntutan AS yang berlebihan. Kebuntuan tersebut mendorong lonjakan tajam harga minyak, mengangkat saham-saham energi dan membantu membatasi penurunan di London. BP naik sekitar 1% dan Shell menguat 1,2%, sehingga FTSE 100 mampu mengungguli sebagian besar indeks utama Eropa lainnya. Sebaliknya, saham sektor perjalanan tertekan, dengan EasyJet turun 3,9% dan International Airlines Group melemah 2,6%. Saham perbankan juga lebih lemah, dengan HSBC, Lloyds, Barclays, dan NatWest turun antara 1,3% hingga 1,7% di tengah meningkatnya sentimen penghindaran risiko di pasar.