Indeks Bursa Efek Budapest melonjak lebih dari 2% ke kisaran 136.400 pada hari Senin, menembus rekor tertinggi sepanjang masa seiring respons positif investor terhadap prospek reformasi politik dan ekonomi besar-besaran setelah kemenangan telak Péter Magyar. Dengan lebih dari 98% suara dihitung, hasil awal menunjukkan bahwa partai Tisza berada di jalur untuk memperoleh 138 kursi, sementara Fidesz pimpinan Viktor Orbán diproyeksikan meraih 55 kursi dan partai sayap kanan Our Homeland enam kursi.
Keberhasilan kubu oposisi pro‑Eropa dipandang luas sebagai langkah penting menuju pencairan dana Uni Eropa bernilai miliaran euro, termasuk sekitar €17 miliar dalam bentuk hibah serta pemulihan akses ke pinjaman berbiaya rendah, khususnya untuk belanja pertahanan. Magyar juga berjanji bahwa Hongaria akan menegaskan kembali posisinya sebagai anggota UE dan NATO yang berkomitmen, sekaligus membangun kembali hubungan dengan mitra-mitra utama seperti Jerman dan Polandia.
Di luar dinamika politik dalam negeri, investor juga terus mencermati meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, menyusul rencana AS untuk memberlakukan blokade di Selat Hormuz setelah perundingan AS–Iran menemui jalan buntu. Di antara saham blue chip utama, kenaikan terutama didorong oleh OTP Bank (+2,9%), MOL (+3,7%), Richter (+2,3%), dan Magyar Telekom (+2,6%).