Bank sentral Thailand mencatat kenaikan tipis cadangan devisa pada pembaruan data 29 Mei 2026. Posisi cadangan devisa negeri Gajah Putih tersebut meningkat dari sebelumnya USD 285,4 miliar menjadi USD 285,6 miliar.
Kenaikan sebesar USD 0,2 miliar ini mengindikasikan bahwa Thailand masih menjaga bantalan likuiditas eksternal yang relatif stabil. Pergerakan cadangan devisa kerap mencerminkan kombinasi faktor nilai tukar, arus modal, serta kebijakan intervensi bank sentral di pasar valuta asing.
Dengan level cadangan yang tetap tinggi dan cenderung menguat, Thailand memiliki ruang yang lebih baik untuk meredam volatilitas di pasar keuangan dan menjaga kepercayaan investor terhadap stabilitas makroekonomi negara tersebut.