Data terbaru CFTC untuk posisi spekulatif bersih minyak mentah di Amerika Serikat menunjukkan penurunan minat beli dari pelaku pasar. Hingga pembaruan per 29 Mei 2026, posisi neto spekulatif tercatat di level 161,0K, turun dari posisi sebelumnya di 172,6K.
Penurunan sekitar 11,6K kontrak ini mengindikasikan berkurangnya keyakinan spekulan pada kenaikan harga minyak dalam jangka pendek. Meski posisi tetap berada di wilayah net long (masih lebih banyak posisi beli dibanding jual), data ini dapat dibaca sebagai tanda mulai meredanya sentimen bullish yang sempat menguat pada periode sebelumnya.
Bagi pelaku pasar keuangan, perubahan ini sering dijadikan salah satu barometer sentimen risiko di komoditas energi. Pergeseran posisi spekulatif dapat memengaruhi volatilitas harga minyak ke depan, terutama jika diiringi perubahan faktor fundamental lain seperti pasokan, permintaan, maupun kebijakan produsen utama.