Data terbaru menunjukkan sentimen spekulatif terhadap indeks S&P 500 di Amerika Serikat terus melemah. Berdasarkan laporan terbaru CFTC per 29 Mei 2026, posisi spekulatif neto pada kontrak berjangka S&P 500 turun lebih dalam dari sebelumnya -140,6K menjadi -165,8K. Pergerakan ini mencerminkan peningkatan posisi jual bersih (net short) di kalangan pelaku pasar spekulatif.
Pelebaran posisi net short tersebut mengindikasikan bahwa semakin banyak trader yang bertaruh terhadap potensi pelemahan lanjutan di indeks saham acuan AS ini, atau setidaknya melakukan lindung nilai (hedging) atas risiko penurunan pasar. Meskipun data ini tidak secara langsung mencerminkan arah pergerakan harga ke depan, perubahan tajam dalam posisi spekulatif kerap menjadi salah satu sinyal penting bagi pelaku pasar keuangan dalam menilai dinamika sentimen dan risiko di pasar ekuitas AS.