Pasar derivatif indeks saham Amerika Serikat menunjukkan sentimen yang semakin bearish terhadap S&P 500. Data terbaru CFTC untuk posisi spekulatif neto S&P 500 di Amerika Serikat tercatat melebar ke -220,8 ribu kontrak, dibandingkan posisi sebelumnya yang sudah negatif di -165,8 ribu kontrak. Pembaruan data ini dirilis pada 05 Juni 2026.
Peningkatan posisi net short ini menandakan bahwa pelaku spekulatif di pasar berjangka semakin agresif bertaruh pada penurunan indeks acuan Wall Street tersebut. Perluasan selisih dari -165,8K ke -220,8K mencerminkan bertambahnya jumlah kontrak jual bersih, yang sering kali dikaitkan dengan meningkatnya kewaspadaan terhadap prospek pasar saham AS. Data ini menjadi salah satu indikator penting bagi pelaku pasar dalam menilai arah sentimen dan potensi volatilitas di S&P 500 ke depan.