BSE Sensex India dibuka cenderung mendatar di level 77.125 pada hari Selasa, setelah menguat pada sesi sebelumnya, karena para investor menahan diri untuk mengevaluasi reli rally kuat pekan lalu dan menilai sinyal pasar global. Sentimen tetap bertumpu pada perkembangan di pasar energi global, dengan harga minyak mentah yang lebih rendah mendukung prospek bagi importir minyak terbesar ketiga di dunia tersebut. Pada saat yang sama, ketidakpastian mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve AS terus menekan selera risiko di pasar saham Asia.
Dari sisi data domestik, pelaku pasar menantikan rilis estimasi awal HSBC Composite PMI India untuk bulan Juni yang akan diumumkan hari ini, untuk mendapatkan wawasan terbaru mengenai momentum aktivitas ekonomi.
Di antara saham yang mencatat kenaikan mencolok adalah Pace Digitek (naik 10,7%), EMS (9,4%), Piramal Pharma (9%), dan Kirloskar (6,9%). Adapun saham yang tertinggal antara lain Vedanta (turun 6,3%), Infosys (2,7%), dan Paras (2,6%).