Indeks saham AS jatuh tajam pada hari Selasa, dipimpin oleh aksi jual luas pada saham teknologi mega-cap. Nasdaq 100 turun 3%, S&P 500 melemah 1,5%, dan Dow tergelincir 0,5%. Saham-saham terkait AI berada di bawah tekanan berat di tengah meningkatnya keraguan bahwa belanja modal besar-besaran oleh para hyperscaler akan menghasilkan imbal hasil yang sepadan. Nvidia dan Tesla masing-masing turun 4%.
Sejalan dengan itu, SpaceX merosot 16% setelah menerbitkan obligasi hanya satu minggu setelah IPO, yang semakin menguatkan kekhawatiran atas potensi kebutuhan belanja modalnya yang sangat besar. Saham-saham semikonduktor juga melemah setelah SK Hynix mengumumkan akan memperlambat produksi chip AI canggih guna meningkatkan output DRAM komoditas, sehingga memicu kekhawatiran bahwa investasi pusat data AI masih melampaui fundamental yang mendasarinya. Micron turun 11% menjelang rilis laporan keuangannya besok, sementara Sandisk jatuh lebih dari 12%.
Imbal hasil US Treasury tetap tinggi meskipun harga energi turun setelah dot plot The Fed yang bernada hawkish pekan lalu, sehingga nyaris tidak memberi kelegaan bagi sektor-sektor tradisional di pasar. Sektor keuangan juga tertekan setelah Apollo kembali mengambil langkah untuk membatasi penarikan dana dari kendaraan private equity miliknya.