Indeks dolar menguat untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Selasa, mencapai 101,3 — level tertinggi sejak April tahun lalu — seiring investor terus memasukkan ke dalam harga kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve pada akhir tahun ini. Dolar AS juga mendapat dukungan dari permintaan aset safe haven setelah aksi jual tajam pada saham-saham teknologi.
Sikap bernada hawkish dari The Fed pekan lalu mendorong pasar meningkatkan ekspektasi pengetatan lebih lanjut, dengan pelaku pasar kini memperkirakan sekitar 68% peluang kenaikan suku bunga pada September, naik dari 29% hanya sepekan sebelumnya. Dolar memperoleh dukungan tambahan dari rilis flash S&P Global PMI yang lebih kuat dari perkiraan, yang mengindikasikan aktivitas ekonomi yang tetap tangguh pada Juni.
Fokus pasar kini beralih ke laporan inflasi PCE pekan ini — ukuran inflasi favorit The Fed — untuk mendapatkan panduan lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga ke depan. Di antara mata uang utama, dolar mencatat kenaikan terbesar terhadap dolar Australia dan euro.