S&P Spain Manufacturing PMI turun menjadi 49,7 pada Juni 2026 dari 51,2 pada Mei, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 51 dan mengindikasikan terjadinya kontraksi ringan di sektor tersebut. Perlambatan ini terutama disebabkan oleh penurunan tajam baik pada pesanan baru maupun permintaan ekspor, karena ketidakpastian geopolitik yang terkait dengan konflik di Timur Tengah membuat banyak perusahaan menghentikan operasi dan menunda keputusan-keputusan besar. Akibatnya, produsen mengurangi output untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, meskipun persediaan di gudang naik tipis untuk pertama kalinya dalam 19 bulan. Menghadapi penjualan yang lebih lemah, perusahaan sedikit mengurangi jumlah tenaga kerja dan memangkas pembelian. Pada saat yang sama, krisis Timur Tengah terus mengganggu rantai pasok, menyebabkan penundaan pengiriman yang signifikan dan kekurangan komponen-komponen kunci. Hambatan ini mendorong kenaikan harga pemasok untuk bahan bakar dan bahan baku, sehingga membuat produsen menerapkan kenaikan harga jual output yang paling tajam sejak Oktober 2022 demi melindungi margin laba.