Data terbaru dari pasar berjangka Amerika Serikat menunjukkan lonjakan minat spekulatif terhadap kontrak kedelai. Berdasarkan laporan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC), posisi spekulatif neto kedelai meningkat dari 76,6 ribu menjadi 112,8 ribu kontrak, per pembaruan data tanggal 10 Juli 2026.
Kenaikan tajam ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar spekulatif semakin berpihak pada skenario yang mendukung harga kedelai, dengan tambahan puluhan ribu kontrak baru di sisi neto. Lonjakan posisi tersebut juga dapat mencerminkan perubahan signifikan dalam sentimen pasar terhadap komoditas pertanian utama ini di Amerika Serikat.
Dengan posisi spekulatif neto yang kini berada di 112,8 ribu, pasar kedelai AS berpotensi memasuki fase volatilitas yang lebih tinggi, seiring pelaku keuangan dan investor memantau pergerakan harga dan dinamika pasokan-permintaan yang tercermin dalam data CFTC tersebut.