Harga lumber turun kembali ke bawah $620 per seribu papan kaki setelah sempat menyentuh level tertinggi dua minggu di $627 pada 8 Juli, karena kapasitas sawmill tetap terbatas di tengah pergeseran pola perdagangan. Output sawmill AS turun untuk kuartal kedua berturut-turut, dengan kapasitas produksi merosot 6% dibandingkan setahun sebelumnya.
Kayu gelondongan Amerika mengalir ke China sejak Beijing mencabut larangan pengendalian hama, meskipun para legislator AS mendorong kebijakan yang memprioritaskan ekspor kayu gergajian hardwood dibandingkan pengiriman kayu gelondongan mentah. Mereka berpendapat bahwa ekspor kayu gelondongan mentah mengurangi pasokan bahan baku domestik, menggusur tenaga kerja, dan telah berkontribusi pada penurunan output lumber sebesar 48,3% sejak 2018.
Biaya pinjaman dan tenaga kerja yang tinggi juga menekan pasar perumahan, sehingga mengurangi permintaan lumber untuk konstruksi. Pada saat yang sama, Canada mendesak AS untuk mencabut tarif softwood lumber. Premier British Columbia David Eby menyerukan kepada Ottawa untuk menjadikan sengketa tersebut sebagai prioritas nasional, dengan berargumen bahwa bea kumulatif telah memaksa banyak pabrik—khususnya di British Columbia—untuk mengurangi operasi atau menutup usaha sama sekali.