Indeks IDX Composite Indonesia turun 23 poin, atau 0,4%, ke level 6.282 pada awal sesi perdagangan Jumat, memperpanjang pelemahan dari sesi sebelumnya seiring saham-saham sektor transportasi, kesehatan, dan keuangan menekan sentimen. Investor tetap berhati-hati menjelang pidato Presiden Prabowo di hadapan parlemen hari ini tentang anggaran 2027, yang diperkirakan akan menekankan konsumsi di tengah menurunnya tingkat persetujuan dan kekhawatiran investor terkait pembatasan ekspor komoditas. Perhatian juga tertuju pada rapat kebijakan Bank Indonesia pekan depan, yang menjadi pertemuan pertama sejak kepergian mendadak Gubernur Perry Warjiyo, setelah sebelumnya melakukan kenaikan suku bunga kumulatif sebesar 100 bps pada Mei hingga Juni. Pada saat yang sama, tinjauan indeks MSCI Agustus terus memberikan tekanan pada pasar saham domestik setelah mengonfirmasi tidak ada saham baru yang masuk dan 11 saham yang dikeluarkan, efektif setelah 31 Agustus. Beberapa saham yang mencatat penurunan mencolok antara lain Mitra Adiperkasa (-2,3%), Indika Energy (-1,6%), Bank Central Asia (-1,2%), dan Bumi Resources (-1,1%). Secara mingguan, pasar domestik berada di jalur mengakhiri tren penguatan tiga minggu, dengan penurunan sekitar 0,4% sejauh ini.