Peru mencatat penyempitan surplus neraca perdagangan pada Juni 2026. Surplus turun menjadi 3.169 miliar dolar AS, dibandingkan dengan 3.348 miliar dolar AS yang tercatat pada Mei 2026. Data terbaru ini diperbarui pada 14 Agustus 2026.
Pelemahan surplus tersebut mengindikasikan adanya penurunan kinerja ekspor neto atau peningkatan impor dibandingkan bulan sebelumnya, meski secara nominal Peru masih membukukan posisi perdagangan eksternal yang positif. Perkembangan ini akan menjadi salah satu indikator yang diawasi pelaku pasar dan analis dalam menilai daya saing ekspor Peru dan dinamika permintaan domestik pada paruh kedua 2026.