Arus modal bersih Malaysia mengalami pembalikan yang tajam pada kuartal II 2026. Setelah pada kuartal I 2026 mencatatkan posisi positif sebesar 9,1 miliar, indikator ini turun drastis menjadi -35,2 miliar pada kuartal II 2026. Data ini diperbarui pada 14 Agustus 2026 dan menandai perubahan sentimen arus modal yang signifikan dalam rentang waktu hanya satu kuartal.
Perubahan dari surplus menjadi defisit arus modal bersih tersebut mengindikasikan bahwa aliran dana keluar dari Malaysia pada periode ini melampaui dana yang masuk. Pergeseran ini berpotensi mencerminkan penyesuaian posisi investor internasional maupun domestik terhadap aset-aset keuangan Malaysia, serta dinamika pembiayaan eksternal negara tersebut selama kuartal kedua tahun 2026.