Ekspektasi inflasi setahun ke depan di AS, sebagaimana diukur oleh University of Michigan Surveys of Consumers, naik tipis menjadi 4,3% pada Agustus 2026 dari 4,2% pada Juli, menurut estimasi awal. Kenaikan ini terutama dikaitkan dengan harga energi yang lebih tinggi, karena perang di Iran membatasi pasokan minyak dan bahan bakar dari Timur Tengah. Ekspektasi inflasi jangka panjang, berdasarkan proyeksi lima tahun, tetap tidak berubah di 3,3% selama tiga bulan berturut-turut.