Data terbaru dari CFTC untuk kontrak jagung Amerika Serikat menunjukkan penguatan signifikan minat spekulatif. Posisi net spekulatif naik dari 440,9 ribu menjadi 536,7 ribu kontrak, berdasarkan pembaruan per 4 September 2026. Kenaikan ini mengindikasikan meningkatnya posisi beli (net long) di pasar berjangka jagung AS.
Lonjakan posisi net ini dapat mencerminkan ekspektasi pelaku pasar terhadap potensi kenaikan harga jagung, baik karena faktor fundamental seperti prospek pasokan dan permintaan, maupun sentimen spekulatif yang kian agresif. Bagi pelaku pasar komoditas dan investor yang terpapar sektor agrikultur, perubahan tajam pada posisi spekulatif ini menjadi sinyal penting untuk memantau dinamika harga jagung dan potensi volatilitas ke depan.