Basis moneter Jepang kembali mengalami kontraksi pada September 2026, namun dengan laju penurunan yang sedikit melunak dibandingkan bulan sebelumnya. Data yang diperbarui pada 1 Oktober 2026 menunjukkan basis moneter turun sebesar 15,2% secara tahunan (year-on-year), membaik tipis dari penurunan 15,7% yoy yang tercatat pada Agustus 2026.
Angka tersebut merefleksikan perubahan basis moneter pada bulan September 2026 dibandingkan dengan September tahun sebelumnya, sementara data Agustus menggambarkan perbandingan dengan Agustus tahun sebelumnya. Meskipun kontraksi masih dalam, perlambatan penurunan dari -15,7% ke -15,2% dapat mengindikasikan tekanan likuiditas yang mulai sedikit mereda, meski belum menunjukkan pembalikan tren yang jelas.
Bagi pelaku pasar dan pengamat kebijakan, pergerakan basis moneter ini kerap dibaca sebagai salah satu sinyal tentang kondisi likuiditas di sistem keuangan Jepang dan potensi arah kebijakan moneter ke depan. Namun, dengan basis moneter yang masih menyusut dalam kisaran dua digit, fokus tetap tertuju pada bagaimana otoritas moneter akan menyeimbangkan dukungan terhadap pertumbuhan dan stabilitas harga dalam beberapa bulan mendatang.